|
Durban - Belanda melempangkan jalan untuk lolos ke putaran kedua setelah kembali memenangi pertandingannya di Grup E. Jepang mereka tundukkan dengan skor tipis 1-0, Sabtu (19/6/2010). Adalah Wesley Sneijder pahlawan kemenangan "Singa Oranye" lewat gol tunggalnya di menit 52. Gelandang serang asal Inter Milan itu menjebol gawang Eiji Kawashima dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Kemenangan ini menjadikan Belanda mantap memimpin klasemen sementara dengan nilai enam, dan berpeluang besar lolos ke babak 16 besar. Tiga poin pertama diraih saat mengatasi Denmark 2-0. Sementara itu Jepang harus berjuang lagi di pertandingan ketiga setelah menang 1-0 di laga pertama melawan Kamerun. Lawan terakhir Daisuke Matsui cs adalah Denmark, yang tengah malam nanti akan berduel melawan Kamerun. Jalannya pertandingan Belanda langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kickoff dibunyikan wasit Hector Baldassi asal Argentina. Komposisi pemain mereka sama seperti saat mengalahkan Denmark, begitu pula starting line up Jepang, yang tak berubah dari partai menghadapi Kamerun. Serbuan pertama ke jantung pertahanan Jepang dilakukan Robin van Persie di menit keempat, tapi tak ada kawannya yang menyambut di mulut gawang. Yuki Nazakawa mengamankan, korner untuk Belanda. Tak ada peluang berlanjut dari situ. Anak-anak Bert van Marwijk mulai menguasai ball possession. Di menit kedelapan Sneijder melepaskan tendangan bebas langsung, tapi melambung. Statistik mencatat, sejauh itu mereka melakukan 33 passing, berbanding 13 saja untuk Jepang. Semenit kemudian bola beredar lagi di areal 16 meter Jepang. Dirk Kuyt melakukan salto untuk menyambut umpan Giovanni van Bronckhorst, tapi bola dihadang pemain lawan. Jepang perlahan-lahan mulai melepaskan diri dari tekanan Belanda. Makoto Hasebe membuat tembakan pertama, melenceng di kiri gawang Maarten Stekelenburg. Sejak itu permainan mulai seimbang, bola silih berganti pindah wilayah tapi mulai jarang mencapai kotak penalti. Jepang justru mulai lebih aktif menyerang juara Eropa 1988 itu. Di menti 32 Stekelenburg diancam oleh sebuah tendangan bebas, lalu sundulan Tulio di menit 35 sedikit melenceng. Kiper Ajax itu membuat penyelamatan pada tendangan Matsui dari depan kotak penalti. Belanda terhambat oleh peningkatan permainan Jepang, sampai babak pertama selesai, tetap di skor 0-0. Di babak kedua Belanda memulai dengan tipikalnya, langsung menggebrak. Van Persie menyundul crossing Van Brockhorst tepat di mulut gawang, tapi tidak kuat. Kawashima mudah meredam peluang tersebut. Berikutnya tendangan datar Van Persie kembali tidak menghasilkan gol, padahal tinggal berhadapan dengan Kawashima. Di menit 50 Tulio mengamankan bola tendangan bebas Van der Vaart. Memasuki menit 52, terjadi kemelut di kotak penalti Jepang. Van Persie memperoleh bola liar, lalu mendorongnya ke luar. Sneijder ada di situ, dan dengan sepakan keras ia mengirim bola ke arah gawang. Kawashima menepisnya, tapi bola terlalu kuat dan tetap bersarang di gawangnya. Gol. Itulah gol kedua Sneijder dalam dua pertandingan melawan Jepang. Ia mencetak satu gol dalam pertemuan pertama kedua tim di Enschede bulan September lalu. Kala itu Belanda menang 3-0. Jepang tampak terganggu dengan gol tersebut, padahal permainan mereka cukup baik. Dimotori Yasuhito Endo, tim asuhan Takeshi Okada mencoba menaikkan tempo serangan. Belanda cukup dibuat dalam kondisi siaga oleh beberapa serbuan Keisuka Honda dkk. Belanda menunggu momen menyerang balik. Di menit 84 Van Persie gagal menaklukkan kiper Kawashima, begitu pula Ibrahim Affelay tiga menit kemudian. Kedua pemain ini menyia-nyiakan kesempatan emas karena tinggal berhadapan dengan penjaga gawang lawan. Van Persie belakangan ditarik keluar dan digantikan Klaas Jan Huntelaar. Sejauh ini penyerang Arsenal itu masih mandul meski memiliki cukup banyak peluang. Jepang masih memiliki peluang di menit-menit akhir, tapi tendangan jarak dekat pemain pengganti Shinji Okazaki, yang dibayang-bayangi Joris Mathijsen, melesat di atas mistar gawang. Di masa tambahan Nagatomo mencari penalti setelah terjatuh di kotak terlarang oleh Nigel de Jong, tapi tidak digubris wasit. Pertandingan lalu selesai, Belanda tetap keluar sebagai pemenang. Jepang sudah melakukan usaha yang baik. Susunan pemain: Belanda:Maarten Stekelenburg; 2-Gregory van der Wiel, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen, 5-Giovanni van Bronckhorst; 7-Dirk Kuyt, 6-Mark van Bommel, 10-Wesley Sneijder (20-Ibrahim Afellay 83), 8-Nigel de Jong, 23-Rafael van der Vaart (17-Eljero Elia 72); 9-Robin van Persie (21-Klaas-Jan Huntelaar 88). Jepang: 21-Eiji Kawashima; 2-Yuki Abe, 22-Yuji Nakazawa, 4-Tulio, 3-Yuichi Komano; 5-Yuto Nagatomo, 16-Yoshito Okubo (11-Keiji Tamada 77), 7-Yasuhito Endo, 17-Makoto Hasebe (9-Shinji Okazaki 77), 8-Daisuke Matsui (10-Shunsuke Nakamura 64); 18-Keisuke Honda. (a2s/a2s)
Sumber: detik.com
Berita terbaru:
Berita sebelumnya:
|