|
Warga Bisa Listriki Sendiri Lewat Pembangkit Mikrohidro |
|
|
|
|
Rabu, 28 Juli 2010 15:12 |
|
Bogor - Masyarakat di Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bisa memenuhi kebutuhan listriknya secara mandiri dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Cikatomas, yang berkapasitas 6 ribu watt. "Pembangkit listrik mikro hidro termasuk non konvensional. Pembangkit ini bisa dikembangkan swadaya," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh saat mengunjungi PLTMH Cikatomas di Kabupaten Bogor, Rabu (28/7). Meski menggunakan teknologi sederhana, pembangkit yang dibangun dan dikelola secara swadaya oleh masyarakat itu, mampu menghasilkan listrik yang tak kalah dengan produksi PT PLN (Persero). "Listrik yang dihasilkan dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga dan kegiatan produktif lainnya," ujarnya. Selama ini Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang cukup besar, namun pemanfaatannya masih rendah. Kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga air skala besar mencapai 4.200 megawatt. Adapun listrik skala mini dan mikro sebesar 215 megawatt. "Secara total, potensi listrik mikro hidro tidak terlalu besar. Seluruh Indonesia hanya sebesar 5 megawatt. Ini dapat dikembangkan masyarakat untuk keperluan sendiri," tutur dia. Pemerintah akan mendorong dan membesarkan hati orang-orang yang turut mengembangkan potensi energi baru terbarukan ini. "Melalui program Listrik Pedesaan dan Desa Mandiri Energi," ujarnya. "Jadi masyarakat jangan terus tergantung pada energi nonrenewable (yang tak dapat diperbarui)." MAHARDIKA SATRIA HADI
Sumber: tempointeraktif.com
Berita terbaru:
Berita sebelumnya:
|